10 Wisata Umbul di Klaten yang Wajib Kamu Kunjungi, Segarnya Kebangetan! 

umbul ponggok signage
Source: Dokumen pribadi

Selain dikenal dengan kuliner toring alias soto kering, Klaten juga punya banyak sumber mata air alami yang jernih nan menyegarkan. 

Makanya, kabupaten di Jawa Tengah ini dikenal dengan julukan “Kota Seribu Mata Air” atau “Kota 1001 Umbul”. Sumber-sumber air tersebut tersebar di berbagai wilayah Klaten dan sebagian telah dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Beberapa umbul di Klaten menawarkan suasana pedesaan yang asri, kolam untuk berenang bersama keluarga, hingga aktivitas seperti snorkeling dan foto bawah air. 

Nah, kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Klaten, berikut beberapa rekomendasi umbul yang bisa kamu kunjungi.

1. Umbul Ponggok

Umbul Ponggok jadi salah satu umbul paling populer di Klaten. Lokasinya berada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo.

Tempat ini dikenal sebagai ikon wisata air berkat aktivitas snorkeling dan foto bawah air. Kolamnya memiliki panjang sekitar 70 meter, lebar 40 meter, dan kedalaman 2–3 meter. Di dasar kolam terdapat berbagai properti unik seperti sepeda, motor, hingga televisi yang menjadi spot foto underwater.

Di sini, kamu bisa mencoba snorkeling, diving, hingga walking diving. Tidak membawa perlengkapan sendiri? Tenang, kamu bisa menyewanya di lokasi. 

Baca Juga: Apa Saja Agenda Walking Tour bersama Museum Kotagede Jogja?

Untuk diving, tersedia paket sekitar Rp250.000 per orang yang sudah mencakup perlengkapan dan pendampingan.

Untuk mengabadikan momen di dalam air, tersedia kamera underwater mulai dari Rp60.000 untuk 30 menit hingga Rp100.000 untuk 60 menit. Buat kamu yang ingin foto prewedding, tersedia juga paket khusus, mulai dari sewa lokasi hingga paket lengkap dengan fotografer dan MUA.

2. Umbul Cokro (Cokro Tulung / OMAC) 

Kamu suka wahana air yang lebih lengkap? Umbul Cokro, yang dikenal juga sebagai Objek Mata Air Cokro (OMAC), bisa jadi pilihan. 

Lokasinya berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Klaten. Kawasan wisata ini dulunya dikenal dengan nama Umbul Ingas, karena mata airnya berada di antara pohon-pohon ingas berukuran besar.

Selain berenang dan bermain air di mata air alami, kamu juga bisa mencoba berbagai wahana seperti waterboom, water slide, snorkeling, river tubing, rafting, hingga ATV. 

Kombinasi mata air alami dan beragam wahana ini membuat OMAC cocok buat kamu yang datang bersama keluarga atau rombongan dan ingin menghabiskan waktu lebih lama di area wisata.

Harga tiket masuknya sekitar Rp15.000 per orang. Untuk wahana tertentu seperti river tubing dan aktivitas lainnya, kamu perlu menyiapkan biaya tambahan sesuai paket yang dipilih.

3. Umbul Kemanten

Kalau kamu lebih suka suasana alami dan tenang, Umbul Kemanten wajib masuk daftar kunjunganmu. Lokasinya berada di Jalan Janti Boto, Boto, Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten.

Ciri khas umbul ini adalah pepohonan besar yang tumbuh di sekitar kolam, lengkap dengan akar-akar yang menjulur hingga ke dalam air. Karena airnya jernih dan akar pohon bisa terlihat sampai ke dasar, suasananya terasa seperti “hutan bawah air” yang estetik dan cocok untuk foto underwater.

Kolamnya memiliki kedalaman sekitar 1–1,5 meter, sehingga kamu bisa berenang santai sambil menikmati kejernihan mata air.

Harga tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang. Umbul Manten buka pukul 08.00–17.00 WIB pada Senin–Sabtu, sedangkan pada Minggu buka mulai 07.30–17.00 WIB.

4. Umbul Sigedang-Kapilaler

Umbul di Klaten satu ini sebenarnya terdiri dari dua kolam yang letaknya bersebelahan, yaitu Umbul Sigedang dan Umbul Kapilaler. Keduanya berada di Dusun Umbulsari, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo.

Umbul Sigedang punya kolam yang lebih dangkal dengan kedalaman sekitar 1 meter, sedangkan Umbul Kapilaler lebih dalam, sekitar 1,5–1,6 meter. 

Perbedaan kedalaman ini membuat keduanya punya karakter yang sedikit berbeda. Kamu bisa memilih kolam sesuai aktivitas dan kemampuan berenang.

Air di kedua umbul ini terkenal jernih. Dari permukaan, kamu bahkan bisa melihat bebatuan, kerikil, dan ikan-ikan kecil di dasar kolam. Suasananya juga terasa teduh karena kawasan umbul dikelilingi pepohonan besar, termasuk pohon beringin yang membuat tempat ini semakin asri.

Harga tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang, baik pada hari biasa maupun akhir pekan. Fasilitas yang tersedia antara lain toilet, musala, gazebo, dan area parkir. Umbul Sigedang-Kapilaler buka setiap hari mulai pukul 08.00–16.00 WIB.

Kalau ingin bermain air lebih nyaman, kamu juga bisa menyewa perlengkapan seperti ban pelampung dan alat snorkeling dengan biaya tambahan.

5. Umbul Besuki

Berlokasi di Dukuh Kiringan, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Umbul Besuki cuma berjarak sekitar 500 meter dari Umbul Ponggok. 

Tempat ini punya beberapa kolam yang bersumber dari mata air alami, mulai dari kolam dewasa dengan kedalaman sekitar 1,5–1,7 meter, kolam anak-anak, hingga kolam terapi ikan.

Yang membuat Umbul Besuki semakin menarik, di salah satu kolamnya mata air muncul langsung dari dasar kolam. 

Kamu bisa menyelam untuk melihat sumber air tersebut sekaligus menikmati pemandangan bawah air. Airnya yang jernih dengan warna kehijauan juga membuat kolam ini cocok untuk foto underwater.

Suasananya cukup adem karena kawasan umbul dikelilingi pepohonan, area persawahan, dan aliran sungai kecil. Pohon jati Belanda yang menjulang tinggi di sekitar kolam juga menambah kesan rindang dan alami.

Selain berenang, kamu juga bisa mencoba aktivitas lain seperti camping, outbound, dan flying fox di area sekitar. Harga tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang, sementara sewa ban pelampung tersedia dengan tarif mulai dari Rp5.000.

Umbul Besuki buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari. Kalau ingin suasana yang lebih teduh dan tidak terlalu ramai, kamu bisa datang pada pagi hari.

6. Umbul Pelem

Tak jauh dari Umbul Manten, ada Umbul Pelem Waterpark yang airnya jernih dan cocok buat kamu yang mau main air seharian bareng keluarga. Lokasinya berada di Jl. Tegalgondo-Janti, Dukuh, Desa Wunut, Kecamatan Tulung.

Umbul Pelem mulai dikembangkan oleh warga setempat pada 2016 melalui dana desa. Konsepnya memadukan mata air alami dengan berbagai fasilitas waterpark, sehingga suasananya terasa berbeda dari kolam renang pada umumnya.

Airnya bersumber dari mata air alami. Pengelola juga rutin menguras kolam setiap sore hingga malam untuk menjaga kebersihan dan kualitas air sebelum digunakan pengunjung pada hari berikutnya. 

Baca Juga: Aktivitas Seru & Edukatif Keluarga di Taman Sriwedari Solo

Untuk wahananya, tersedia seluncuran (waterslide), kolam dengan kedalaman berbeda untuk dewasa dan anak-anak, flying fox, hingga kolam terapi ikan.

Salah satu keunikan umbul di Klaten ini adalah jam bukanya yang cukup pagi, yaitu mulai 05.00–16.00 WIB. Kamu bisa datang pagi hari kalau ingin berenang saat suasana masih relatif tenang.

Harga tiket masuknya sekitar Rp8.000 pada hari biasa dan Rp10.000 saat akhir pekan. Kalau ingin bersantai lebih nyaman bersama keluarga, tersedia juga gazebo dengan harga sewa sekitar Rp20.000–Rp30.000.

7. Umbul Nilo

Kalau kamu sedang mencari umbul di Klaten dengan suasana yang lebih alami dan tenang, Umbul Nilo bisa jadi pilihan. 

Berada di Dusun Margosuko, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, tempat ini dikelilingi pohon-pohon beringin besar dan hamparan sawah yang membuat suasananya terasa teduh.

Kolam utamanya cukup luas, sekitar 700 meter persegi, dengan kedalaman sekitar 1–1,6 meter, sehingga kamu bisa lebih leluasa berenang. 

Ada juga kolam anak yang lebih baru dengan kedalaman yang berbeda. Airnya jernih dan dingin karena berasal dari mata air alami.

Umbul Nilo tercatat buka 24 jam, tetapi waktu berkunjung yang lebih nyaman sekitar pukul 07.00–17.00 WIB, terutama kalau kamu ingin menikmati suasana sekitar dan kejernihan air dengan pencahayaan alami.

Harga tiket masuknya sekitar Rp6.000 pada hari biasa dan Rp8.000–Rp10.000 saat akhir pekan atau libur nasional. 

Kamu juga bisa menyewa ban pelampung dengan harga sekitar Rp5.000. Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari toilet, kamar bilas, musala, gazebo, hingga warung makan lokal.

8. Umbul Brintik

Berbeda dari kebanyakan umbul di Klaten, Umbul Brintik menggabungkan wisata mata air dengan konsep kesehatan dan terapi. 

Berlokasi di Jl. Umbul Brintik, Sentul, Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, tempat ini menawarkan berbagai aktivitas dan perawatan yang bisa dicoba pengunjung.

Ada sekitar 11 jenis terapi dan sembilan perawatan, mulai dari terapi air, hidro yoga, hingga meditasi. Layanan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin bersantai sekaligus mencoba pengalaman berbeda di kawasan mata air.

Kolamnya memiliki beberapa kedalaman untuk dewasa dan anak-anak. Tersedia juga kolam anak dengan perosotan, pancuran untuk terapi air, hingga kolam terapi ikan buat kamu yang ingin menikmati sensasi terapi tanpa harus berenang.

Umbul Brintik buka setiap hari mulai pagi hingga sore. Harga tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang dan umumnya berlaku sama pada hari biasa maupun akhir pekan. 

Fasilitas yang tersedia antara lain kamar mandi, warung makan, gazebo, area terbuka hijau, dan area parkir.

9. Umbul Brondong

Umbul Brondong berada di kawasan Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, sekitar 7 km dari Alun-Alun Klaten. 

Dulunya kawasan ini merupakan area persawahan yang kurang produktif. Melihat potensi mata air yang sudah dimanfaatkan warga untuk mandi sejak puluhan tahun lalu, pemerintah desa kemudian mengembangkannya menjadi wisata desa melalui BUMDesa Karunia Sejahtera sejak Januari 2020.

Salah satu daya tarik umbul di Klaten ini adalah kolamnya yang ramah untuk berbagai usia. Ada empat jenis kolam dengan kedalaman berbeda, mulai dari kolam balita sekitar 40 cm, kolam anak, kolam remaja, hingga kolam dewasa dengan kedalaman maksimal sekitar 1,5 meter. Beberapa kolam juga dilengkapi wahana sederhana seperti perosotan dan pancuran.

Airnya jernih dan segar, sementara suasana di sekitarnya masih terasa asri dengan pemandangan pedesaan yang hijau. Ada pula gazebo yang berada di area kolam dangkal, sehingga kamu bisa duduk santai sambil menemani anak bermain air.

Umbul Brondong buka setiap hari mulai sekitar 04.30–05.00 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuknya sekitar Rp6.000 per orang dan gratis untuk anak di bawah dua tahun.

10. Umbul Susuhan

Berlokasi di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Umbul Susuhan berada tepat di tepi jalan raya Klaten-Jatinom sehingga cukup mudah diakses. 

Kawasan umbul ini dikelilingi pohon beringin rindang yang sudah berusia ratusan tahun, dengan sumber mata air alami yang terus mengalir.

Ada empat kolam yang bisa digunakan pengunjung, mulai dari kolam anak-anak hingga kolam dewasa, sehingga cocok untuk liburan keluarga. Selain itu, tersedia kolam keceh atau kolam dangkal yang dilengkapi seluncuran anak.

Yang membuat Umbul Susuhan berbeda dari beberapa umbul di Klaten lainnya adalah fasilitas untuk mengadakan berbagai kegiatan. Tersedia aula di lantai dua dan panggung di dekat kolam keceh yang bisa dimanfaatkan untuk acara keluarga, organisasi, maupun komunitas.

Fasilitas pendukungnya juga cukup lengkap, mulai dari musala, toilet, kamar mandi, warung makan, hingga gazebo untuk bersantai. Harga tiket masuknya sekitar Rp8.000 per orang, sementara parkir motor sekitar Rp2.000.

Umbul Susuhan dikelola oleh BUMDes setempat, sehingga berkunjung ke tempat ini bukan hanya menjadi pilihan rekreasi, tetapi juga bisa ikut mendukung pengelolaan wisata dan perekonomian desa.

Tips Sebelum Berkunjung ke Umbul di Klaten

Sebelum berangkat menjelajahi umbul di Klaten, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan:

  1. Datang pagi hari kalau ingin menikmati suasana yang lebih tenang dan menghindari keramaian.
  2. Cek harga tiket dan jam buka terbaru sebelum berangkat karena tarif maupun operasional tempat wisata dapat berubah.
  3. Bawa pakaian ganti, terutama kalau kamu memang berencana berenang.
  4. Gunakan alas kaki yang nyaman karena beberapa umbul memiliki area dengan permukaan batu atau tanah.
  5. Jaga kebersihan sumber mata air dan jangan membuang sampah ke kolam.
  6. Ikuti aturan pengelola, terutama mengenai area berenang, kedalaman kolam, dan penggunaan fasilitas.

Kesimpulan

Klaten benar-benar layak disebut “Kota Seribu Mata Air”. Terbukti dari banyaknya pilihan umbul di Klaten yang bisa kamu kunjungi. Mulai dari yang sudah populer seperti Umbul Ponggok dan Umbul Cokro, sampai umbul dengan suasana yang lebih tenang seperti Umbul Nilo dan Umbul Susuhan.

Setiap umbul punya karakter dan daya tarik masing-masing. Ada yang cocok buat snorkeling dan foto underwater, ada yang menawarkan suasana asri dengan pepohonan rindang, ada pula yang menggabungkan wisata air dengan fasilitas terapi kesehatan.

Harga tiket masuknya juga relatif terjangkau, sebagian besar masih di bawah Rp15.000 per orang. Jadi, kamu bisa menikmati wisata air dan suasana pedesaan Klaten tanpa perlu menyiapkan budget terlalu besar.

Kalau kamu sedang merencanakan liburan singkat di Klaten atau perjalanan di sekitar Jogja-Solo, jangan lupa masukkan beberapa umbul di Klaten ini ke daftar kunjunganmu.

By masama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *